Teknik Kriptografi : Kriptografi Klasik / Kuno

TEKNIK KRIPTOGRAFI 

KRIPTOGRAFI KLASIK / KUNO


Teknik subtisusi :
penggantian setiap karakter teks asli denga karakter lainya, salah satu teknik subtisusi pada kriptografi Klasik / Kuno  adalah kode kaisar, yang beradaptasi pada penggunaan ‘ Roda Kaisar’ :

A. Monoalphabet

Perhatikan alphabet plaintext diabwah ini :
metode mono alphabet
Gambar : A1

Misal, Jika penggeseran yang dilakukan sebanyak 3 kali maka kunci untuk deskripsinya adalah 3. Maka susunan huruf untuk ciphertext adalah:
ciphertext
Gambar : A2

Contoh: Tentukan chipper text dari plaintext ‘ K  R  I   P  T  O  G  R  A  F  I  ‘ !
Plaintext     : K  R  I   P  T  O  G  R  A  F  I
Ciphertext  : N  U  L  S  W  R  J  U  D   I  L

B. Polyalphabet

Merupakan gagasan baru dalam perkembangan kode kaisar untuk menggunakan kunci laian yang di sebut Polyalphabetic. Teknik ini cenderung menggunakan kunci berupa huruf dan tidak ada pengunaan huruf yang di ulang. Penggunaan tidak hanya dengan satu kunci tetapi bisa mengunakan lebih dari satu kunci.

1. Satu kunci
Plaintext     : B E L A J A R     K R I P T O G R A F I
Kunci          : M E R D E K A
metode kriptografi polyalphabet 1 Tiga Kunci
Ciphertext    : E K I M G M Q  H Q F O T N B Q M A F

2. Dua Kunci
Plaintext             : B E L A J A R      K R I P T O G R A F I
Kunci 1               : MERDEKA
Kunci 2               : INDONESIA
metode kriptografi polyalphabet 2 Tiga Kunci

Plaintext       : B   E   L   A   J   A    R      K   R   I   P   T   O   G   R   A   F   I
Ciphertext    :  E  G   C   J    A   J    P       B   P   S  L    T  K    N   P   J   I    S

3. Tiga Kunci
Plaintext :  CEGAH PEGAWAI KPK
Kunci 1 : MERDEKA
Kunci 2 : INDONESIA
Kunci 3 : PUTIH MERAH
metode kriptografi polyalphabet 3 Tiga Kunci
Ciphertext : L E G B I D E G B W B OU D U


TEKNIK KRIPTOGRAFI KRIPTOGRAFI KLASIK/ KUNO BAGIAN II


Metode dengan menggunakan lebih dari satu kunci terdiri dari 3 bagian yaitu blok, karakter, dan zig- zag:


1.   Blok


Membagi jumlah teks-asli menjadi blok-blok yang ditentukan, tergantung dari keinginan pengirim pesan.
Contoh
plaintext: PERHATIKAN RAKYAT KECIL
Kunci 1: MERDEKA
Kunci 2: INDONESIA
Kunci 3: PUTIH MERAH


Plaintext  diatas  akan  dibagi  menjadi  6  blok  dengan  masing-masing  karakter  terdiri  dari  4 karakter. Karena blok yang keenam tidak mencukupi maka ditambahkan dengan karakter ‘X’ atau karakter lain yang ditentukan.

metode kriptografi blok
OKQCITCGPGNPHYMTGEDCDXXX’ adalah ciphertext dari plaintext PERHATIKAN RAKYAT KECIL

2.   Karakter


Metode ini adalah menggunakan pendistribusian perkarakter. Perhatikan contoh dibawah ini:
Plaintext             : PERHATIKAN RAKYAT KECIL
K1                        : MERDEKA
K2                        : INDONESIA
K3                        : PUTIH MERAH
Metode              : Karakter
Metode Kriptografi Karakter
Dengan metode karakter maka ‘OENCIQFGPLQPHYPTGHRCD’ adalah chipertext dari plaintext  PERHATIKAN RAKYAT KECIL.


3.   Zigzag

Metode ini dengan menentukan ciphertext dari plaintext pada kunci 1 (K1) kemudian mencari huruf  yang  sama  hasil  dari  ciphertext  K1  ke  chipertext  K2  dan  mengambil  plaintext  dari ciphertext K2 untuk selanjutnya mencari huruf yang sama, hasil dari plaintext K2 dengan huruf ciphertext pada K3 dan plaintext pada ciphertext K3 tersebut yang diambil menjadi ciphertext akhir. Perhatikan contoh dibawah ini:
Plaintext             : PERHATIKAN RAKYAT KECIL
K1                        : MERDEKA
K2                        : INDONESIA
K3                        : PUTIH MERAH
Metode                 : Zigzag
Metode kriptografi zigzag
Maka ciphertextnya adalah ‘LRHDACOQASHAQYACQRUOI’

KODE GESER

Ada metode lain selain menggunakan kode geser yang diterapkan kode kaisar mono-alphabet, yaitu dengan menggunakan kode kunci berupa angka bukan banyaknya pergeseran.
metode lain selain menggunakan kode geser  kode kaisar mono-alphabet
Perhatikan contoh dibawah ini:
Plaintext   : PERHATIKAN RAKYAT KECIL
Kalimat diatas jika diubah menjadi angka sebagai berikut:
chippert text kode geser
Kode Kunci        : 11
Caranya dengan menambahkan masing-masing angka plaintext dengan kode kunci 11, maka didapatkan:
plain  text kode geser
Catatan jika ketika dijumlahkan hasilnya lebih dari 26, maka akan dikurangi 26. Misalnya: 24 + 11 = 35 – 26 = 9.
Selanjutnya hasil penjumlahan dikonversi menjadi huruf sesuai dengan nilai standar setiap huruf. Maka ciphertext yang didapatkan adalah ‘APCSLETVLYCLVJLEVPNTW’


TEKNIK KRIPTOGRAFI

KRIPTOGRAFI KLASIK/ KUNO BAGIAN III


KODE VIGENERE

Merupakan kode  abjad-majemuk. Teknik dari subtitusi vigenere bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu angka dan huruf.

1.   ANGKA

Teknik ini hampir sama dengan kode geser, hanya saja pada vigenere angka caranya dilakukan dengan menukarkan huruf dengan angka dan menggunakan kode kunci berupa kumpulan angka yang sudah ditentukan.
kriptografi  vigenere  metode angka
Perhatikan contoh dibawah ini:

Plaintext             : PERHATIKAN RAKYAT KECIL
Kunci                   : (2, 8, 7, 15, 4)
kriptografi  vigenere  proses metode angka

Ciphertext          : ‘RMYGEVQRPRTIRNEVSLRMN’


2.   HURUF

Pada teknik huruf menggunakan pola dibawah ini:
kode vigenere metode huruf
Contoh:
Plaintext             : PERHATIKAN RAKYAT KECIL
Kunci                   : INODNESIA

Maka cara menentukan chipertext-nya adalah:

kode vigener chipper text huruf

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel